Penyebab Kurang Darah atau Anemia dan Cara Mengatasinya

sembung.com – Penyebab Kurang Darah atau Anemia dan Cara Mengatasinya

Mempunyai badan yang seutuhnya sehat jasmani maupun rohani adalah keinginan semua orang, karena tubuh akan bebas dan lancar untuk beraktifitas.

Namun dalam kehidupan itu sendiri sering kali seseorang terjangkit gejala penyait anemia. Penyakit ini menyerang tak mengenal batasan usia.

Anda mungkin pernah bahkan sering mendengar istilah anemia. Anemia atau yang lebih dikenal dengan kurang darah adalah berkurangnya jumlah sel darah merah atau kandungan hemoglobin di dalam darah. Hemoglobin adalah senyawa protein pembawa oksigen di dalam sel darah merah.

Sel darah merah diproduksi di sumsum tulang. Sebagai bahan baku diperliukan zat gizi dari makanan, seperti vitamin b2, vitamin b12 da mineral.

Faktor ini antara lain adanya faktor genetik, kurangnya asupan makanan yang mengandung zat besi, kelelahan, pola hidup yang tidak sehat, stres dan sebagainya.

Seseorang yang sudah menderita anemia tidak boleh menganggap sepele hal ini, karena dapat mengganggu kenyamanan dan menurunkan produktifitas si penderita.

Selain itu anemia juga dapat menjadi pertanda munculnya berbagai penyakit berbahaya. Diantaranya hepatitis, leukimia, demam berdarah, thalasemia dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, hal ini menjadi perhatian penting bagi kita semua, dan tentunya anda harus mengerti definisi anemia , apa gejalanya, apa penyebabnya, dan bagaimana mengatasinya.

Dalam artikel ini saya akan membahas secara menyeluruh mulai dari ciri-ciri hingga Penyebab Kurang Darah atau Anemia dan Cara Mengatasinya.

Ciri-ciri atau gejala kurang darah (anemia)

Beberapa dari anda mungkin pernah mengalami gejala kurang darah, tetapi mungkin anda tidak menyadarinya. Karena ciri-ciri dari kurang darah ini seperti gejala penyakit biasa, mari langsung saja anda simak artikelnya.

  1. Mudah letih apabila melakukan aktivitas fisik atau mental

Ini merupakan ciri yang sering terjadi pada penderita anemia, seseorang yang menderita anemia biasanya akan mengalami kondisi dimana tubuhnya akan terasa mudah letih.

Karena mudah letih tentunya hal ini akan mengakibatkan penderita anemia mudah letih dan mudah kehilangan konsentrasi.

Kondisi ini disebabkan karena pemasokan oksigen yang kurang keseluruh jaringan tubuh, jika hal ini dibiarkan dengan waktu yang lama akan sangat berbahaya.

hal ini akan mengakibatkan penderita mengalami penyakit yang lebih serius lagi. oleh karena itu hal ini supaya menjadi perhatian utama

2. Merasakan sakit kepala atau pusing

Sakit kepala atau pusing merupakan hal yang wajar terjadi pada manusia, tetapi bagaimana jika hal ini sering terjadi, apakah ini hal yang wajar? Tentunya tidak.

Hal ini desebabkan karena berkurangnya oksigen yang masuk kedalam otak karena kekurangan zat besi.

Kondisi tersebut akan sering dialami bagi penderita anemia, tepatnya ketika sesaat setelah bangun tidur. Sakit kepala juga dapat terjadi kapanpun yaitu ketika kondisi tubuh merasa letih.

Duduk terlalu lama di tempat yang panaspun kemudian ketika kita bangun dan melihat sekitar semuanya berwarna putih, ini juga ciri-ciri kurangnya darah.

Gejala ini tentu sangat mengnggu aktivitas anda, oleh sebab itu anda harus segera mengatasinya.

3. Wajah terlihat pucat

Penderita anemia biasanya yang terjadi pucat pada wajahnya, hal ini disebabkan keletihan pada tubuhnya dan kurangnya produksi oksigen yang masuk ke dalam otak.

Ini merupakan gejala anemia yang sering terjadi dari Penyebab Kurang Darah atau Anemia dan Cara Mengatasinya

4. Detak jantung yang tidak teratur

Ketika tubuh mengalami kekurangan oksigen, dan tubuh menjadi letih yang kemudian hal ini mengakibatkan detak jantung meningkat secara drastis. Keadaan ini juga menimbulkan tremor (bergetar) pada penderitanya terutama pada tangan ketika memegang suatu benda.

Baca Juga : Ciri-ciri tekanan darah rendah dan cara mengatasinya

5. Rambut menjadi rontok

Salah satu fungsi dari zat besi pada jaringan tubuh manusia yaitu untuk memerkuat akar rambut. Sehingga ciri lainnya dari anemia dapat ditandai dengan adanya rambut rontok.

Kerontokan ini dapat terjadi sedikit demi sedikit maupun dalam jumlah yang banyak, hal ini tergantung tingkat keparahan yang di derita. Rontoknya rambut dapat kita jumpai saat menyisir rambut, bangun tidur, ataupun saat keramas.

6. Mata yang terlihat pucat

Bukan hanya wajah saja yang akan pucat, tetapi mata juga dapat terlihat pucat yaitu tepat pada kelopak mata bagian dalam, yang mana jika orang yang sehat warna kelopak mata ini akan berwarna merah.

Hal ini disebabkan karena xat besi yang merupakan unsur dari pembentuk sel darah yang berperan dalam membentuk warna merah segar.

Sehingga pada penderita anemia warna dari kelopak mata bagian dalam ini berwarna putih kepucatan. ciri yang satu ini merupakan salah satu Penyebab Kurang Darah atau Anemia dan Cara Mengatasinya yang sering disepelekan.

7. Menurunnya kekebalan tubuh

Dengan adanya produksi oksigen didalam tubuh terganggu maka hal ini mengakibatkn kekebalan tubuh menurun. Yang mana hal ini juga mengakibatkan seseorang dengan mudah terserang penyakit

Penyebab Kurang Darah atau Anemia dan Cara Mengatasinya

8. Sesak napas

penyakit ini adalah salah satu ciri dari anemia. Kondisi ini dapat terjadi karena kurangnya zat besi yang menurunkan konsentrasi oksigen pada seluruh jaringan tubuh.

Gejala ini biasanya akan terjadi pada penderita anemia yang sudah parah. Sehingga jika mengalami kondisi ini harus secepatnya dibawa kedokter untuk di periksa.

Itulah beberapa gejala dari kurang darah (anemia). Untuk mengetahui anda menderita anemia atau tidak.

langkah pertama anda dapat mengenali dengan beberapa ciri diatas, atau jika anda ingin hal yang lebih pasti anda dapat memeriksakan diri kedokter.

Jika anda memriksa kedokter biasanya anda akan diminta untuk tes darah dilaboratorium guna untuk mengetahui kadar hemglobin(hb) yang anda miliki. Kadar hemoglobin pada manusia yang sehat yaitu,

  • Bayi usia 0-1 tahun 10-17 gram/dl
  • Bayi dibawah tiga tahun 9-15 gram/dl
  • Anak-anak 11-16 gram/dl
  • Wanita dewasa 12-16 gram/dl
  • Laki-laki dewasa 13 – 18 gram/dl

Ketika hemoglobin anda tidak sesuai (lebih rendah) dengan diatas maka ada baiknya anda mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak zat besi.

Setelah anda mengetahui gejalanya, maka hal selanjutya yang harus anda ketahui yaitu Penyebab Kurang Darah atau Anemia dan Cara Mengatasinya

Baca juga : cara ampuh  menurunkan tekanan darah tinggi

Penyebab kurang darah (anemia)

Anemia atau kurang darah yang terjadi pada seseorang bisa terjadi hanya sesaat saja (gangguan biasa) atau bahkan juga bisa memang karena adanya kelainan pada tubuh.

Hal ini terjadi karena tubuh mengalami kekurangan darah. Kekurangan darah yang terjadi bisa disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya

  • Kecelakaan
  • Kekurangan zat besi
  • Kurangnya asam folat
  • Kekurangan vitamin b2 dan b12
  • Pembedahan
  • Persalinan
  • Pendarahan yang berlebihan
  • Pecahnya pembukuh darah
  • Datang bulan
  • Operasi
  • Dan sebagainya

Keadaan tubuh yang terhambat dalam penyerepan zat besi bisa disebabkan mengonsumsu jenis makanan yang bisa menghambat penyerapan zat besi, atau memang karna kurangnya zat besi dalam tubuh.

Lalu setelah anda mengetahui penyebabnya bagaimana cara mengatasi dan mengobatinya, simak hingga selesai artikel ini

Penyebab Kurang Darah atau Anemia dan Cara Mengatasinya

Orang yang mengalami kekurangan darah akan mudah terserang penyakit, karena imun tubuh yang berfungsi menjaga tubuh menjadi lemah saat kekurangan darah.

Oleh karenanya jika hal ini terjadi maka anda harus segera memberikan penanganan, adapun caranya sebagi berikut,

  1. Memperbanyak konsumsi sayuran

Penderita anemia sangat dianjurkan untuk menjaga pola hidup dan pola makan yang baik. Dimuali dari makananya hingga aktivitasnya.

Ketika seseorang sudah mengalami anemia maka yang harus diperhatikan yaitu mengurangi konsumsi makanan yang instant, karena hal ini kurang baik bagi tubuh.

Makanan yang baik dikonsumsi bagi si penderita yaitu dengan memperbanyak konsumsi sayuran, karena dalam sayuran kaya akan serat, antioksidan, dan zat besi seperti bayam, kangkung, kembang kol, sawi, tomat, daun katuk dan sebagainya.

tips yang satu ini merupakan solusi yang cukup ampuh dari Penyebab Kurang Darah atau Anemia dan Cara Mengatasinya

2. Mengkonsumsi hati ayam

Bagi penderita anemia sangat dianjurkan mengonsumsi salah satu organ dari ayam ini, karena dengan mengkonsumsi ini akan dapat membantu menambah darah.

Akan tetapi bagi penderita asam urat atau darah tinggi sangat tidak diperbolehkan mengkonsumsi ini, apalagi secara berlebihan, karena dapat memicu darah tinggi.

3. Konsumsi daging

Mengkonsumsi daging sngat dianjurkan untuk mengatasi anemia, karena daging mengandung protein hewani yang tinggi, yang mana hal ini sanga dibutuhkan bagi tubuh yang menderita penyakit anemia.

4. Perbanyak Makan buah-buahan

Tak bisa dipungkiri lagi bahwasanya ketika sesorang sakit maka sangat dianjurkan utnuk memkan buah, karena makanan ini banyak mengandung vitamin.

Beberapa contoh buah yang baik untuk kesehatn penderita anemia yaitu, jambu biji, jeruk, lemon, alpukat, apel, mangga, tomat, semangka dan sebagainya.

5. Kacang hijau

Kacang hijau mampu menjadi salah satu makanan yang membantu menambah darah, karena kacang hijau mengandung gizi dan vitamin yang cukup tinggi, sehingga sangat baik untuk dikonsumsi.

6. Kuning telur

Telur merupakan makanan yang dapat kita jumpai setiap harinya, perlu anda ketahui bahwa kuningan telur juga mampu menjadi penambah darah dan sangat di sarankan bagi penderita anemia.

Penyebab Kurang Darah atau Anemia dan Cara Mengatasinya

Makanan yang harus dihindari

Tentunya ada bebapa makanan yang tidak baik untuk penderita anemia diantaranya yaitu

  • Hindari konsumsi makanan yang mengandung gula berlebih, seperti kopi, teh, sebaiknya di kurangi dulu
  • Hindari makanan atau minuman yang mengandung kafein seperti minuman bersoda, kopi dan sebaginya
  • Jauhi minuman keras atau alkohol
  • Kurangi juga makanan siap saji atau instant

Jika penyakit yang anda derita tak kunjung sembuh maka sebaiknya anda segera periksa kedoketer, karena jika terlambat tentunya hal ini akan sangat berbahaya.

Demikianlah artikel tentang Penyebab Kurang Darah atau Anemia dan Cara Mengatasinya, semoga dapat membawa manfaat. terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.